Dua Streamer Temukan Mayat Saat Siaran Langsung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua orang streamer dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat saat melakukan siaran langsung (live streaming) di sebuah kawasan semak-semak pinggiran kota pada Jumat malam (20/2). Peristiwa tersebut sontak menjadi viral di media sosial setelah potongan video siaran mereka tersebar luas.
Kedua streamer yang diketahui tengah membuat konten eksplorasi malam itu awalnya berniat merekam suasana di lokasi yang disebut-sebut warga sekitar cukup sepi dan jarang dilalui. Dalam siaran yang ditonton ratusan pengikutnya, keduanya terlihat berjalan menyusuri area gelap menggunakan senter dan kamera ponsel.
Kronologi Penemuan
Sekitar 30 menit setelah siaran dimulai, salah satu streamer mengaku mencium bau menyengat dari arah semak-semak. Saat didekati, mereka menemukan sosok tergeletak dalam kondisi tidak bergerak. Karena panik dan terkejut, siaran sempat dihentikan beberapa menit sebelum akhirnya keduanya menghubungi pihak berwajib.
“Kami kira awalnya cuma boneka atau orang tidur. Tapi setelah didekati, kondisinya sudah tidak bernyawa,” ujar salah satu streamer saat dimintai keterangan oleh polisi.
Polisi Turun Tangan
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang di sekitar area penemuan untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek setempat menyampaikan bahwa identitas korban masih dalam proses identifikasi dan jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk autopsi.
“Kami masih menyelidiki penyebab kematian dan mengumpulkan keterangan saksi, termasuk dua orang yang pertama kali menemukan korban,” ujar pihak kepolisian.
Viral di Media Sosial
Cuplikan video penemuan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Banyak warganet mengaku terkejut sekaligus mempertanyakan keamanan konten eksplorasi malam yang kerap dilakukan demi meningkatkan jumlah penonton.
Sebagian netizen juga mengingatkan agar para kreator konten lebih berhati-hati serta segera menghentikan siaran jika menemukan situasi darurat.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang menemukan hal mencurigakan untuk segera melapor dan tidak menyebarkan rekaman sensitif yang dapat mengganggu proses penyelidikan maupun menghormati keluarga korban.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, sementara polisi berupaya memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.