Tuesday, January 19, 2021

Surat Terbuka untukmu, yang Pergi Ke Gereja Setiap Natal dan Paskah Saja

ke gereja saat natal paskah

Halo Tuhan, apa kabar-Mu?

Di sini aku tak pernah merasa kekurangan kasih-Mu.

Namun terkadang aku bertanya, kesalkah Kamu jika hamba-Mu hanya datang 2 kali setahun untuk menyapa?

Inginkah diri-Mu menemuiku lebih sering dari biasanya?

Sebagai umat Kristiani yang begitu percaya pada kasih-Nya seharusnya kamu menemui-Nya setiap akhir pekan tiba. Memohon, bernyanyi, bersuka cita, melayani-Nya.

Namun sebagai manusia, kamu juga dibekali seribu satu alasan untuk menolak datang mengunjungi Sang Pencipta.  Entah itu sibuk dengan tugas, ada acara lain, hingga enggan pergi karena malas saja. Apakah kamu juga salah satu umat Kristiani yang merasa malas jika harus pergi ke rumah Tuhan di akhir minggu? Jika iya, semoga saja tulisan ini bisa membuka matamu.

“Ngapain ke gereja? Tuhan ‘kan ada di mana-mana.” — beginikah alasanmu untuk tak pergi menemui-Nya?

Tuhan memang ada di hati kita
Tuhan memang ada di hati kita via imgkid.com

Memang benar Tuhan ada di mana-mana, termasuk di hati kita. Namun, itu bukanlah pembenaran yang bisa kamu lontarkan saat malas pergi ke rumah Tuhan. Nasihat orang tua juga akan terus terbawa. Tapi toh kita masih berkunjung ke rumah mereka, bahkan setelah punya anak dan berkeluarga.

Apa salahnya pergi ke rumah Tuhan demi mengucap syukur atas segala karunia? Ini adalah penghormatan paling sederhana, yang bisa kau lakukan sebagai hamba.

Kamu memang bisa berdoa sendiri di rumah atau dimanapun kamu berada, Tuhan juga tidak akan kemudian menutup telinga karena tahu kamu tidak berdoa dari gereja. Bukankah ini artinya Tuhan sangat murah hati? Kenapa Ia yang punya kelapangan macam ini justru enggan kamu temui?

Via: Hipwee

Related Posts